Veneer Gigi
Veneer komposit cenderung lebih murah karena pembuatannya lebih mudah. Persiapan pemasangannya pun lebih simple, biasanya dokter gigi akan mengambil beberapa struktur dari gigi supaya senior ini dapat menempel.
Sedangkan untuk veneer porselen butuh persiapan yang cukup banyak. Namun tidak perlu khawatir, karena saat ini terdapat kecanggihan teknologi dari laboratorium dan klinik. Proses persiapannya pun tergantung dengan kondisi gigi masing-masing pasien.
Dari sisi ketahanan dan kekuatan, veneer porselen lebih kuat dari veneer komposit. Veneer komposit tidak dapat bertahan terlalu lama karena sifatnya yang mudah pecah, yakni hanya dapat bertahan kisaran 3 sampai 7 tahun apabila dirawat dengan baik.
Veneer bahan komposit mudah berubah warna yang menyebabkan kualitas dari veneer akhirnya menurun. Terutama bagi Anda yang sering minum kopi, merokok, atau mengonsumsi minuman yang mengandung kafein.
Jadi apabila ingin menggunakan veneer yang tahan lama, veneer gigi jenis porselen merupakan pilihan yang tepat karena dapat bertahan hingga 10 sampai 15 tahun. Bahkan jika dirawat dengan baik veneer porselen dapat bertahan sampai 25 tahun. Jenis veneer ini juga dapat membuat tampilan gigi lebih alami karena dapat menangkal noda.
Cara Menjaga Ketahanan Veneer Gigi
Untuk menjaga umur veneer, pasien dapat menerapkan langkah-langkah pemeliharaan, seperti:
- Jangan menggunakan gigi untuk membuka bungkusan.
- Jangan mengunyah benda keras, seperti es
- Usahakan untuk tidak mengunyah makanan menggunakan gigi depan.
- Hilangkan kebiasaan buruk suka menggigit Jaga gigi pada saat berolahraga dengan mengenakan pelindung mulut.
Persyaratan Dalam Menjalani Veneer Gigi
Risiko Melakukan Pemasangan Veneer Gigi
Perawatan veneer gigi ternyata dapat menyebabkan risiko. Oleh karena itu, perlu melakukan konsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan gigi yang satu ini.
Adapun beberapa risiko menggunakan veneer gigi yang perlu Anda ketahui yaitu sebagai berikut.
- Warna Gigi Tidak Sama
Pemasangan veneer dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi karena muncul noda di bagian tepi gigi. Umumnya hal ini terjadi karena ada masalah kelembaban ketika dokter melakukan pemasangan veneer. - Warna Veneer Tidak Bisa Diubah
Setelah pemasangan, warna veneer tidak dapat diubah oleh dokter. Warna asli veneer dapat bertahan kisaran 5-10 tahun setelah proses pemasangan. Jadi pastikan warna yang dipilih sudah dikonsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu dan tidak dilakukan sembarangan. - Masalah Ketika Proses Memasang Veneer
Saat memasang veneer ada beberapa masalah yang mungkin terjadi. Misalnya, posisi cangkang yang tidak pas dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan pembusukan di bagian luar tepi veneer. Lapisan veneer juga kasar dan berlendir yang menyebabkan benang gigi dapat masuk ke bagian pinggir veneer. - Gigi Menjadi Lebih Sensitif
Dokter akan melakukan pengikisan enamel permukaan gigi yang menyebabkan gigi Anda menjadi lebih sensitif. Untuk kasus yang parah kondisi tersebut dapat menyebabkan jaringan gigi menjadi mati.
Anda dapat melakukan pemasangan veneer gigi di Kyoreen Dental Aesthetic dengan dokter gigi profesional dan berpengalaman sehingga hasilnya sesuai harapan. Setelah pemasangan veneer, usahakan untuk tetap merawat gigi dengan rajin menggosok gigi, flossing gigi, dan menghindari makanan yang lengket dan keras. Jangan lupa untuk selalu periksa ke dokter gigi untuk memastikan bahwa tidak ada risiko atau masalah yang muncul.
