August 11, 2023. Viewed : 293 views

Hal Terpenting yang Perlu Diketahui Mengenai Implan Gigi Adalah Komplikasi dan Resikonya


Implan gigi adalah salah satu cara efektif untuk menggantikan gigi dewasa yang hilang atau tanggal dengan melakukan prosedur penanaman akar gigi buatan yang berbentuk seperti baut pada rahang, lalu dokter gigi Anda akan menambahkan gigi tiruan di atas sekrup tersebut sehingga senyum Anda akan terlihat alami.

Implan gigi kerap disebut gigi tanam oleh beberapa orang dan gigi tanam ini termasuk jenis gigi palsu permanen. Gigi tanam memang lebih baik daripada jenis gigi palsu lepasan karena lebih kuat dan lebih nyaman saat mengunyah. Tapi seperti layaknya tiap tindakan medis lainnya yang selalu memiliki komplikasi dan risiko, demikian juga dalam prosedur implan gigi ini.

Mengenal Prosedur Implan Gigi

Jika Anda sedang mengalami gigi yang tanggal, kemungkinan besar dokter gigi pasti akan menyarankan implan gigi. Sebab dengan implan, Anda akan merasakan gigi baru yang tahan lama dan kuat seperti gigi alami.
Ayo… kenali prosedur implan gigi berikut ini:

Pencabutan Gigi

Jika Anda memiliki gigi yang rusak, maka Dokter Gigi akan mencabut dan prosedur implan akan dilaksanakan setelah keadaan gigi Anda membaik.

Pencangkokan Tulang Rahang

Pada proses ini termasuk pembedahan, Dokter Gigi Anda akan memerika tulang rahang Anda dapat menahan implan. Dan jika diperlukan pencangkokan tulang rahang untuk meningkatkan kepadatan tulang dan merangsang pertumbuhan tulang, maka tulang yang dicangkokan bisa berupa tulang buatan atau tulang yang diambil dari bagian tubuh lainnya. Dan proses penyatuan antara tulang cangkok dan tulang rahang memerlukan waktu beberapa bulan, maka prosedur akan menunggu hingga proses selesai.
Tapi jika tulang yang dicangkok tidak banyak, maka prosedur cangkok tulang rahang dan implan dapat dilakukan bersamaan.

Pemasangan Implan Gigi di Tulang Rahang

Proses ini merupakan bedah mulut yang dilakukan oleh Dokter Gigi, dimana Dokter Gigi akan membuka gusi dan mengebor ke tulang rahang untuk memasukkan logam implan. Lalu Anda perlu menunggu beberapa bulan untuk tulang tumbuh hingga kuat menahan implan di tempatnya.
Selama proses menunggu itu, Anda dapat menutup bagian yang ompong dan bolong tersebut dengan gigi tiruan lepasan.

Pemasangan Penyangga

Setelah implan menyatu dengan tulang rahang, Dokter Gigi akan memasang penyangga. Pada tahap ini merupakan operasi gusi minor, dimana gusi akan dibuka untuk memasangkan penyangga ke permukaan implan, kemudian ditutup kembali. Dan proses berikutnya akan dilakukan setelah gusi sembuh, dengan perkiraaan waktu kurang lebih 2 minggu.
Dalam beberapa kasus, penyangga dapat dipasang bersamaan dengan implan.

Pemasangan Mahkota Gigi Buatan

Dokter Gigi akan mengambil cetakan seluruh gigi yang akan berfungsi untuk membentuk mahkota gigi, dengan warna dan ukuran yang sesuai. Setelah siap, Dokter Gigi akan memasangnya ke penyangga.

Kemungkinan Komplikasi Implan Gigi Adalah

Kegagalan Osseointegrasi

Osseointegrasi adalah saat tulang bertumbuh disekitar implan. Dan jika Osseointegrasi gagal, makan implan tidak cukup aman untuk menahan mahkota gigi di tempatnya. Hal ini bisa mengakibatkan implan lepas dengan sendirinya.

Penempatan Implan yang Salah

Menempatkan implan perlu mempertimbangkan lokasi dan sudut implan. Dan jika bermasalah akan menyebabkan implan tidak menyatu dengan benar ke tulang rahang. Dalam beberapa kasus, penempatan implan juga mempengaruhi gigi di sekitarnya. Jika gigi yang berdekatan dengan implan memiliki masalah seperti pembusukan atau kerusakan akar, maka trauma akibat prosedur bedah mulut dapat memperburuknya. Oleh karena itu Dokter Gigi Anda akan memeriksa gigi Anda yang lainnya untuk mencegah masalah tersebut.

Risiko Implan Gigi Adalah

Kerusakan Sinus

Risiko yang mungkin Anda alami adalah kerusakan sinus. Rahang atas berada tepat di bawah sinus, dan implan yang menggantikan gigi yang tanggal berpotensi menembus ke sinus. Hal ini menyebabkan tidak nyaman dan kemungkinan infeksi.

Infeksi

Seperti prosedur bedah mulut lainnya, operasi implan gigi memiliki risiko infeksi. Dokter Gigi akan meminta Anda untuk menjaga kebersihan di bekas sayatan operasi. Tapi jika Anda merasakan nyeri, bengkak atau keluar cairan dari bekas sayatan tersebut, maka hubungi Dokter Gigi Anda, sebab Anda memerlukan prosedur tambahan untuk mengobati infeksi tersebut.

Kerusakan Saraf

Operasi implan juga dapat menyebabkan kerusakan saraf. Dokter Gigi yang berpengalaman harus melakukan rontgen sebelum prosedur untuk menemukan saraf di mulut Anda. Kerusakan saraf dapat berdampak cukup lama, dan Anda sebaiknya mendiskusikan risiko ini dengan Dokter Gigi Anda.

Setelah mengetahui komplikasi dan risiko dari implan gigi, akan lebih bijaksana jika Anda memilih Dokter Gigi yang terpercaya dan berpengalaman, seperti di Kyoreen Dental Aesthetic. Dokter Gigi kami akan membantu Anda untuk memutuskan apakah implan gigi merupakan pilihan terbaik untuk Anda. Dan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai implan gigi yang diinginkan dengan memperhatikan komplikasi dan risiko yang kemungkinan didapat kedepannya.

Sumber
Image on Freepik

Get Your Treatment

Contact Us And Get Treatment